REVIEW BAB V MANAJEMEN HUMAS

 TUGAS REVIEW

 

REVIEW BAB V MANAJEMEN HUMAS

OLEH

WA ODE IRMAYANTI

C1D119193

GANJIL (A)

 

JURUSAN ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

2021

 

 

 

A. Manajemen Humas

Manajemen humas adalah proses penelitian,perencanaan,pelaksanaan, dan pengevaluasian suatu kegiatan kominikasi yang disponsori oleh organisasi. Proses manajemen humas biasa dilakukan oleh seorang praktisi dalam kegiatan humas.

Menurut Frank jeffkins, humas merupakan segala sesuatu yang terdiri dari semua bentuk komunikasi berencana, baik ke dalam maupun ke luar,untuk mencapai tujuan khusus,yaitu pengertian bersama.

a. Sejarah

Kemunculan manajemen humas ditandai dengan kegagalan profesi kehumasan dalam menghadapi krisis pada tahun 1906. saat itu, terjadi pemogokan buruh industri penambangan batu bara di AS yang mengancam kelanjutan dari industri batu bara tersebut.Muncul seorang tokoh humas pertama, Ivy LedBetter Lee yang memperkenalkan manajemen humas sebagai salah satu solusi yang tepat untuk menangani masalah tersebut.

b. Unsur-unsur

Dalam melaksanakan manajemen humas,menurut George R. Terry, seorang praktisi humas perlu mempersiapkan unsur-unsur yang diperlukan demi tercapainya tujuan yang maksimal, yaitu :

• Manusia baik laki-laki,maupun perempuan ( men and women). pihak yang terlibat dalam proses manajemen  memainkan peranan penting terhadap keberhasilan kinerja manajemen.

• Alat-alat yang diperlukan (materials)mencaku barang-barang yang harus dibeli atau dipersiapkan demi keberhasilan proses manajemen.

• Sarana yang di gunakan (machines) meliputi semua yang mendukung penggunaan dari barang atau alat yang dimiliki dalam proses manajemen.

• Metode yang dipakai (methods)meliputi teknik  atau cara yang digunakan dalam menjalankan proses manajemen.

• Dana (money)merupakan seberapa banyak anggaran yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan program.

• Pasar atau khalayak yang akan dituju (market) merupakan target sasaran perusahaan dalam menjalankan proses manajemen.

 

B. Tahapan dalam Manajemen Humas

   Tahapan-tahapan dalam manajemen humas merupakan proses yang meliputi hal-hal sebagai berikut :

1. Perencanaan (planning) mencakup penerapan tujuan dan standar, penentuan aturan dan prosedur, serta pembuatan rencana dan prediksi akan apa yang akan terjadi.

2. Pengorganisasian (organizing) mencakup pengaturan anggota dan sumber daya yang dibutuhkan dan pemantuan kinerja karyawan.

3. Pengkoordinasian (coordinating) mencakup pengaturan struktur kepanitiaan, pendelegasian kerja masing-masing bagian, dan penyusunan alokasi anggaran untuk masing-masing bagian.

4. Pengkomunikasian (communicating) mencakup penyampaian rencana program kepada publik internal dan eksternal.

5. Pelaksanaan (actuaning) merupakan tindakan menjalankan program sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

6.Pengawasan(controlling)merupakan kontrol atas jalannya pelaksanaan program. tanpa adanya kontrol atas program,kesinambungan antar tahapan tidak dapat berlangsung dengan baik.

7. Pengevaluasian (evaluating)merupakan penilaian terhadap hasil kinerja program, apakah perlu dihentikan atau dilanjutkan dengan modifikasi tertentu.

8. Pemodifikasian (modificating) merupakan kegiatan pembaharuan atau revisi program berdasarkan hasil evaluasi.

 

Strategic Management Dalam Manajemen Hubungan Masyarakat

Antara manajemen dan hubungan masyarakat (humas) memang tidak ada hubungan secara langsung, keduanya merupakan bidang ilmu yang berkembang secara terpisah. Namun demikian, dalam perkembangannya,  manajemen akhirnya berhasil menigkatkan peranannya pada hampir setiap bidang kehidupan. Sama seperti yang terjadi pada bidang lain, manajemen juga telah menyatu dengan humas, manajemen telah memberi konstribusi yang sangat besar bagi penerapan konsepsi humas dalam kehidupan manusia.

Bagan 1 : Proses Hubungan Masyarakat

1. Pengumpulan Fakta

2. Definisi Permasalahan

3. Perencanaan dan Program

4. Aksi dan Komunikasi

5. Evaluasi

 Pada Bagan 1 terlihat jelas bahwa pelaksanaan tugas humas bukalah semata-mata melakukan aksi, melainkan membutuhkan rencana-rencana dan diikuti dengan langkah-langkah pengendalian melalui suatu proses evaluasi.

Komentar